Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

tenanglah

 marah itu mudah, pun menangis. 

namun menyudahi itu semua dengan hati lapang adalah hal lain.


marah itu mudah, pun menangis.

namun mengatakan apa yang ada didalam kepala tanpa suara yang bergetar adalah hal lain.


tetap berlari dengan kaki terseok saat hati bergemuruh meneriakan lantunan doa yang menghablur dengan desir pantai, 


nyatanya, tidak semua laju angin selalu sama denganmu, tak apa, tinggalkan hal baiknya disana, 


damailah kepala dan hatimu, tenanglah,

Comments

Popular Posts