Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

permainan yang mudah

kamu suka bermain game online, 
aku pernah beberapa kali bermain bersamamu
sampai aku di ejek karena permainanku payah oleh satu team kita,
tapi yang kamu lakukan memarahi orang itu dan mengatakan padaku bahwa tak apa kalah,

pernah juga suatu hari kita win-streak, 
tapi katamu tak seru karena terlalu mudah untuk menang

bagimu, tak apa kalah, asal permainannya seru, menegangkan, menantang, begitu?

jadi, 
aku menyadari bahwa aku adalah permainan yang mudah itu, yang tidak seru, menegangkan dan tidak menantang juga,

kamu tidak perlu menunggu pesanku, atau menunggu lama didepan rumahku, ku pastikan aku akan selalu ada disana,

nyatanya,
tiada pula abu abu darimu, hanya ada hitam dan putih,
yang bisa saja itu adalah kejelasan mutlak bahwa kamu tidak ingin denganku, 

namun tak apa,
seperti halnya waktu berhenti sejenak dan membuat kita berpapasan diantara puluhan orang pada pagi hari yang terik di tanggal 30 desember itu,

tenang,
aku tak akan menggenggammu lebih lama,
sebaliknya ku lepaskan dirimu sekuat yang ku bisa,
agar kamu dapat terbang menulusuri banyak hal,

sampai akhirnya kamu kembali ke jalan pulang......

semoga saja padaku, bismillah,
semoga saja aku masih menjadi permainan yang mudah, insyaallah





Comments