Featured
- Get link
- X
- Other Apps
Tidak Penting, namun di dalam Inti Memoriku.
Sekitar akhir Juni, atau awal Juli 2023.
aku memang bukan pengingat yang baik, tapi pasti waktunya diantara itu.
Yang aku ingat jelas, saat itu masih musim panas.
Saat itu kerjaan ku dikantor sedang membludak,
tapi aku sudah janji akan menemuimu di terminal 3, Soekarno Hatta.
Usai izin dengan atasanku, aku berangkat kesana. tidak jauh. hanya sekitar dua menit dari tempatku bekerja menuju terminal 3.
Kamu tiba 15 menit lebih dulu, menunggu di kedatangan terminal domestik.
aku berjalan dari terminal Internasional, dengan perasaan biasa saja, namun seperti ada yang ganjal.
sampai sana, aku belum juga melihatmu. atau mungkin sudah, namun aku lupa bagaimana wajahmu sekarang. Ku rasa, terakhir kali aku menemuimu sekitar dua tahun lalu.
Aku terus mencarimu, namun pandanganku sudah kabur.
Saat itu aku belum menyadari bahwa seharusnya aku sudah pakai kacamata, kemudian seseorang melambaikan tangan padaku.. itu pasti kamu!
Aku berlari kecil menghampirimu, seperti bertemu teman lama.
Yang ku katakan saat itu adalah, permintaan maaf karena aku mudah lupa wajah orang.
Syukurlah, kamu mengingat wajahku.
Obrolan tak perlu, candaan dan banyak hal yang kita bicarakan. Oh, bahkan aku benar lupa. Tolong, seseorang ingatkan aku, apa yang kita bicarakan?
sahabatku? kehidupan? pacarku? pacarmu? siapa lagi?
Satu jam berlalu, oh, satu jam lebih malah.
Kemudian aku kembali ke kantor dan kamu terbang ke pulau lain. Jauh sekali.
Tapi dari semua itu, yang ku tahu, ada hati yang kamu taruh kepadaku.
Bahkan sampai saat ini, kamu tidak begitu berarti dalam hidupku, namun, cerita bersamamu yang pada akhirnya membuat hidupku hari ini sedikit porak poranda, berhasil menggoreskan sedikit tinta pada inti memoriku, dan itu selamanya.
Hidup tak semanis doughlab terus kan?
Cheers, for the better life Langga!
- Get link
- X
- Other Apps
Popular Posts
Ember, Flame, Light [ Eng. ver of: Bara, Nyala, Pelita ]
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment