Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

aku lupa, kamu pernah ada.

Agustus tahun ini akan berakhir, 

sampai, 
aku lupa kamu pernah ada,
walau kala itu aku kalah telak, 1-0? bukan, 3-0? sepertinya?
bagaimana saat itu senyummu merekah dengan secangkir kopi dihadapanmu?
menjemukkan !

saat itu biarpun kalah, aku tak begitu murung—bukan karena aku masih bersama bajingan yang mencuri lima tahunku itutapi mungkin penting atau tidak, seperti yang pernah ku katakan bahwa kamu adalah sub-bab pada suatu babtidak terlalu berpengaruh jika seseorang melewatkanmu pada sebuah buku namun, jika tak ada sub-bab maka seperti ada hal yang hilang,

nyatanya hilang terlalu halus, 

karena,
aku bahkan lupa kamu pernah ada,

Comments