Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

sub-bab pada suatu bab

aneh sekali

aku begitu adiktif pada satu kesalahan

yg membuatku selalu terngiang tentang hadirmu



bagaimana mungkin ini terjadi?

tanyaku beberapa bulan terakhir


apa yang sedang kita lakukan malam ini pada semesta lainnya?


bisa saja kita sedang menari dibawah hujan,

dan membiarkan sepatu kita basah karena percikan air  pada aspal, lalu tertawa begitu keras,


atau kita sedang menyanyi bersama dibawah terangnya bulan malam ini, 


sungguh ini fatal,


kehadiranmu membuatku mencari sosok dirimu di pria lainnya, walau itu tidak mungkin,


bahkan aku sudah lupa suaramu, 

namun dari banyaknya hari yang akan ku lewati nanti setelah ku memutuskan untuk tetap hidup,


ku harap dipertemuan kita selanjutnya,

kamu sudah sudi melihatku,

atau mungkin pertemuan kita tidak pernah terjadi setelah ku mengatakan selamat tinggal untuk selamanya, pun, tak apa, 


kita pernah ada, walau hanya ada di dalam sub-bab pada suatu bab,

Comments