Disaat orang tua dan keluarga mu tidak tahu.
Sahabat terdekat dan pacar mu tidak tahu.
Bahkan dirimu sendiri yang tidak tahu.
Tapi, Tuhan selalu tahu.
Yang kamu butuhkan hanyalah bersyukur.
Bukan meronta ingin skenario mu diterima,
padahal kamu hanya memunafikan diri,
kamu tahu dan akan selalu tahu,
bahwa skenario Tuhan mu jauh lebih indah.
Yang kamu butuhkan hanyalah menghela nafas sejenak.
Bukan menangis tersedu,
membayangkan bagaiman semua ekspetasi mu punah,
padahal tiada yang punah, hanya saja,
ekspetasi mu tidak setinggi apa yang sebenarnya akan terjadi.
Yang kamu butuhkan hanyalah percaya.
Bukan mengutuk orang-orang yang ada disekitar mu,
atau mungkin mengutuk dirimu sendiri,
padahal kamu selalu tahu, hidupmu selalu indah,
tak jarang banyak orang yang ingin menjadi dirimu,
Sayangnya, kamu tidak pernah menyadari hal itu.
Bukan,
ini bukan ceramah,
Hanya deretan kata, yang ditulis untuk menyadarkan diri sendiri.
Karena, sungguh,
yang ku butuhkan hanya menikmati apa yang ada sekarang.
Jangan disangkal, atau ingin meminta lebih,
Ribuan detik akan terasa percuma nantinya...
Tersenyumlah, dan jangan lupa bahagia.
Comments
Post a Comment