Disaat aku
menahan kata-kata ku untuk tidak menyakitimu, kamu malah melontarkannya begitu
saja.
Merasa
menghargai ku entah dari sisi mana.
Yang kita
butuhkan hanya menjauh satu sama lain, tapi mana mungkin kalau hati kita masih
sangat ingin bertemu...
Tunggu, apakah
hatimu benar-benar masih ingin bertemu?
Kata mu masih,
kata mulutmu.
Yang kemarin
kamu katakan membuat ku akhirnya berpikir, "jangan buat ku sayang lg
padamu" seperti menarikku (kembali).
Kenyataannya
memang kamu berusaha memintaku kembali, padahal tanpa meminta kamu sudah tau
jawabanku.
Hanya saja, aku
menjaga harga diriku saat itu, mengatakan bahwa aku tidak siap untuk waktu
sekecil ini.
Kamu tau?
Sampai pada
akhirnya mata bertemu nanti, disanalah letak jawaban sesungguhnya.
Kamu pasti masih
tertawa, sampai kamu merasakannya sendiri. Bagaimana sulitnya untuk bangun
setelah dijatuhkan, lalu jatuh lagi, bangun lagi, jatuh lagi dan kembali
bangun.
Katamu
"kalau aku ingin jadi diri sendiri bagaimana?" Seperti mengejek.
Kataku sekarang,
"semoga tidak terjadi padamu"
Percayalah,
lukanya perih.
Ditambah lagi,
rindu.
Rindu yang belum
usai.
Untuk : Warna Abu - abu
Comments
Post a Comment