Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

mama papaku

Disini aku lebih sering membicarakan manusia lain yang ku cintai lebih banyak daripada mama dan papaku, 
Namun jika seluruh penduduk bumi bertanya padaku siapa yang tidak kuputus adalah doa untuk mereka,

Mencintai mama dan papaku adalah yang paling tidak mampu ku rangkum melalui kata, namun saat aku bersujud dan serendah rendahnya dihadapan Tuhanku, juga saat rentetan doa mengalir begitu saja, 

Banyak orang berkata bahwa, tiada satupun orang tua yang pantas datang ke pemakaman anak mereka, tapi sungguh, ku rasa, tak bisa ku hidup tanpa mama papaku, sumpah, 
daripada aku mendatangi pemakaman mereka suatu hari nanti, bukankah lebih mudah mereka yang datang kerumah terakhirku?

Mungkin ini hanya pemikiranku beberapa kali selama 26 tahun aku hidup, terkadang aku merasa bahwa hidupku tidak sepanjang itu.. bukan pula sebuah bentuk manifestasi, karena sumpah demi Allah, aku ingin hidup lama, masih ingin bertemu dengan suamiku dan anak-anakku, 

Ingin sekali mama papaku berkontribusi lebih banyak lagi pada hidupku, ingin sekali, melihat mereka lebih banyak tertawa dibandingkan memikirkan masalah kehidupan yang tiada ujungnya, 
ingin juga melihat mereka bangga walau ku tahu dengan melihatku bahagia saja rasanya cukup untuk mereka, 

Aku tidak terbiasa mencintai mama papaku tanpa melibatkan Tuhanku, seperti aku mencintai mama papaku, begitu saja, mudah sekali, 

semoga mama papaku diberi kesehatan terus, panjang umurnya, berbahagia selalu dan dijauhkan dari apapun yang membuat mereka sedih, juga dikelilingi dengan orang orang baik

aaaamiiiin,


Comments

Popular Posts