Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

SUARA

Suara (mereka)...
Terdengar begitu sempurna
seperti alunan lagu bahagia
Tak ada lagi nada yang sendu
hanya ada nada mayor yang bertemu

Suara (mereka)...
Membuat rahangku tak kaku lagi
dengan mudahnya menyunggingkan senyum (lagi)
Setidaknya setelah apa yg terjadi
senyum hilang untuk beberapa waktu

Suara (mereka)...
Menjadikan hujan sebagai musik untuk menari
bukan lagi penyusun rentetan kata sedih dibalik jendela
Semua itu telah memudar entah karena apa
aku mulai muak dengan susunan nada minor

Suara (mereka)...
Seperti lagu cinta yang hangat
dengan secangkir kopi dan warna pada senja hari ini
Bahkan bulan pun lebih banyak tersenyum dengan bintang di sisi mereka

Makanya,
aku menyadari satu hal sekarang
Suara(nya) bukanlah teman dalam hari-hari
hanya sekelibat kata yang tertulis diatas pasir... lalu melebur setelah terkena ombak

Aku akan merindu suara(nya) nanti...
tapi ku tak kembali mencinta suara(nya)
Karena suara(mereka) lah yang membuat rahang ku tak mengeras...

Sampai akhirnya aku menemukan suara yang lain........

Untuk : ZANK

Comments