Aku tertawa,
saat Tere Liye adalah penulis yang kamu sebutkan.
setelah itu Boy Chandra.
Haha,
aku bisa melihat mu dari balik frame kacamata itu.
Menyebalkan,
senyum mu itu tidak bagus. Tapi aku tertawa.
Aku tertawa lagi,
padahal kamu orang Jawa,
tapi... "Hampura Neng"
Begitu katamu.
Haha,
bagaimana mungkin aku menghentikan tawaku,
saat seorang laki-laki akan berteriak melihat kecoa,
Jadi, siapa yang mau melindungi ku?
Tertawa kembali ah,
saat semua drama mu membuat tawa ku berderai,
dan drama ku membuat mu mengutuk mantan pacar ku,
astaga...
Jangannnn......
aku pernah menyayangi nya
Tapi,
benar kah, kamu pelabuhan ku selanjutnya?
sampai ku buka hati ku,
semoga kamu juga begitu.
Comments
Post a Comment