Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

You'll Lose. Not me.


Percayalah.
Kamu tidak akan puas sampai kamu melihat ku menangis.

Dengarlah.
Kamu tidak akan puas sampai kamu melihat ku marah.

Dan Lihatlah.
Aku tidak akan melakukan itu semua. Dan membiarkan itu terjadi.
Tidak, dihadapanmu atau di depan semua orang.

Pembicaraan mu mengenai ku bagaikan debu yang ditiup angin, terbang entah kemana dan tersebar tanpa arah. 
Terus berusaha menggunakan semua jurus rahasia mu untuk melihat ku jatuh.
Dan kemudian tertawa diatasnya. 
Atau mungkin kamu adalah bagian orang-orang yang langsung membicarakan keburukan ku langsung di depan wajah ku. 
Dan kemudian tersenyum tanpa rasa bersalah.
Tidak, aku tidak akan pernah membiarkan mu melakukannya. 
Tidak sekarang, tidak besok atau kapanpun.
Karena kamu tidak akan pernah tahu titik kelemahanku.

Puaskah kamu membuatku malu depan semua orang?
Meneriakan namaku keras-keras?
Lalu berusaha menyangkal apapun yang ingin aku bicarakan?

Dan kamu pikir aku takut?
Sudah ku bilang, aku tidak takut.
Dan itu tidak pernah terjadi. 

Dan sudah ku bilang, kamu tidak akan pernah mengetahui ku. Hanya nama ku saja yang kamu tahu.
Mungkin ini quotes basi yang sering kamu dengar, tapi tahukah kamu? kalau memang inilah kenyataannya. 
Terserah kamu saja mulai saat ini, aku mengikuti permainanmu.
Tapi aku tidak akan pernah membiarkan aku kalah pada permainan yang kamu buat.
Aku tidak peduli.
dan aku tidak takut dengan semua jebakan yang kamu buat.
Coba saja,
Aku akan melewatinya sambil tersenyum bahkan aku akan tertawa nantinya karena aku dan semua orang tidak akan melupakan moment dimana mereka melihat bukan aku yang kalah, tapi kamu.

Comments

Popular Posts