Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

If The Truth Is...


Berkali-kali ku bilang, ruangan ini begitu gelap dan sempit. Udaranya juga tidak segar dan begitu sunyi. Aku tidak terbiasa dengan suasana seperti ini, yang aku mau ruangan yang terang dan besar, juga udara yang wangi dengan orang-orang disekeliling yang membentangkan kedua tangan mereka untuk memelukku.
Diruangan ini aku sangat butuh seseorang yang mampu mengajariku tentang kehidupan. Bukan orang yang selalu menakut-nakuti ku dengan kematian, bukan orang yang selalu menghakimi ku dengan segala perbuatan yang pernah aku perbuat dimasa lalu.
Diruangan ini aku juga butuh kasih sayang seseorang, membenarkan kesalahanku dan berusaha menarikku untuk keluar dari kesesengsaraan, bukan orang yang menganggapku jahat atau licik.
Bahkan sempat terlintas dipikiranku bahwa aku lebih baik bersama orang yang tidak mengenalku dan aku tidak mengenalnya bahkan dia tidak pernah bilang bahwa dia menyayangiku tapi dia menghargaiku, daripada orang yang kenal dekat denganku dan setiap hari menyayangiku tapi dia tidak pernah menghargai usahaku. 

Tapi itu semua awalnya, sekarang aku mulai terbiasa dengan ruangan gelap dan sempit yang aku tidak tahu dimana ujung sudutnya. aku juga terbiasa menghirup udara yang tidak segar juga sunyi. Otakku menikmatinya, Mulutku yang membicarakannya tapi hatiku tak pernah merasakannya.

Comments

Popular Posts