Skip to main content

Featured

Kamis Malam Itu,

Kamis malam itu, saat pertama kali kita bertemu,  aku sedang tidak mencari cinta, malah aku sedang melarikan diri darinya ah sudahlah nanti saja, tangisku tak mampu ku bendung, begitu banyak cinta yang ku rasa, sebanyak yang kamu beri padaku nanti kulanjutkan

The Chosen One

Disaat kamu membenci seseorang, sama halnya saat kamu menggenggam sebuah kentang berhari-hari, berminggu-minggu atau mungkin kamu membencinya bertahun-tahun. Kamu akan terus memegangnya walau kentang itu busuk, sama sekali dengan perihal hati kamu yang terus membusuk, memendam perasaan benci kepada seseorang. Apakah kamu berpikir bahwa itu merepotkan dirimu sendiri? saat kau masih harus terbayang dengan angan dan bayangannya yang masih mengitari pikiranmu... Semakin kamu membencinya ia akan terus semakin ada dalam khayalmu.

Disaat kamu mencitai seorang,kamu sangat menyayanginya, bagai ia adalah bagian dari hidupmu, kamu seperti sedang memegang bunga edelweiss yang kamu petik langsung dari sebuah gunung nan jauh, kau cium bunga itu, bunga yang kecil, putih, bercahaya,dan bersih. 

Tapi apakah kamu pernah berpikir bahwa deretan kata tadi adalah sebuah pilihan, yang sangat MUDAH jika hanya dilihat?.

Tapi pilihan yang sangat sulit jika kita telah berada di posisinya..
Berada dalam kebutaan...

Disaat keluarga/sahabat mu pergi jauh meninggalkan mu dan tak akan pernah kembali lagi, kamu pasti akan rindu akan tatapan matanya yang pernah tersenyum, mengeluarkan air mata bersamamu, kamu akan rindu tawa dan celotehannya, kamu akan rindu sibakan rambutnya, kamu akan rindu sentuhan tangannya yang hangat. Pasti.

Dan suatu saat kamu bingung, bahwa kamu akan terus mencintainya atau malah membencinya..
Membenci karena kamu berpikir 'mereka' telah meninggalkanmu, tapi kamu terus mengingatnya, bahkan kamu terus-terusan dihantui oleh bayang bayang wajahnya dan dekapannya. Pikiranmu akan terus tertuju padanya..
Mencintai, kamu berpikir kamu merelakan 'mereka' pergi tapi pada faktanya, apakah kamu akan terus mengingatnya? jika kamu mencintai mereka, pasti kamu ingin membuat mereka tenang, dan kamu tidak akan pernah mau mengecewakan mereka, jadi kamu tetap melangkah kedepan, dan tidak akan pernah menengok ke belakang.. Melupakannya..

Itu adalah suatu pilihan yang berat dimana kamu harus membenci atau mencintainya..
Pilihan?
Setiap orang pasti harus memilih pada sisa hidup mereka..
Pilihan?
Aku tidak menyukainya...

Comments

Popular Posts